Apa yang tidak harus dilakukan ketika memilih karir

Ketika Anda memilih suatu karir, ada banyak pertimbangan yang ikut menentukan keputusan Anda. Anda berkeinginan memilih sebuah pekerjaan dimana Anda bisa sukses selama bertahun-tahun dimasa datang. Meskipun Anda dapat mengubah karir-karir Anda berikutnya, sekalipun membutuhkan upaya. Hal ini akan menjadi lebih mudah jika Anda tidak perlu melakukannya terlalu sering. Ini berarti Anda harus memilih pekerjaan yang tidak hanya cocok bagi Anda, tapi juga dapat mendukung Anda secara finansial jauh ke masa depan. Meningkatkan peluang Anda untuk membuat keputusan yang baik dengan menghindari kesalahan-kesalahan yang umum.

Kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari ketika memilih suatu karir

1. Mendengar pada orang yang menasehati Anda harus menjadi ini atau jangan menjadi itu

Banyak orang berpikir bahwa mereka harus memiliki suara dalam Anda menentukan karir – orang tua Anda, teman-teman Anda, maupun orang yang berkepentingan. Bukanlah mereka. Dalam kebanyakkan kasus, keputusan Anda akan memiliki sedikit dampak pada orang lain tersebut. Andalah, bagaimanapun, akan harus berurusan dengan pilihan Anda untuk tahun-tahun mendatang. Pastikan karir yang Anda pilih adalah pekerjaan yang Anda ingin lalui hari demi hari selama hidup Anda.

2. Mengikuti jejak orang lain

Anda mungkin dihantui oleh ekpetasi orang tua Anda untuk memilih pekerjaan atau profesi yang sama dengan mereka. Anda mungkin tau itu adalah pekerjaan atau profesi yang telah menghidupi Anda sekeluarga, serta telah melindungi dan membiayai sekolah Anda selama ini. Sebegitu kerasnya untuk dipertimbangkan, lupakan tekanan yang Anda rasakan tersebut hanya untuk menyenangkan ibu dan ayah Anda. Ingat, dan jika perlu, mengingatkan orang tua Anda, bahwa mereka membuat pilihan mereka sendiri dan sekarang giliran Anda. Apa yang cocok bagi mereka mungkin tidak untuk Anda. Dalam jangka panjang, ada kemungkinan mereka lebih suka melihat Anda bahagia dalam karir yang Anda pilih sendiri daripada tidak berbahagia disaat Anda memilih hanya untuk menyenangkan mereka.

3. Tidak melakukan pekerjaan rumah Anda

Jangan memilih karir tanpa meluangkan waktu untuk mempelajari serta menganalisa tentang suatu pekerjaan yang diidamkan. Selain deskripsi pekerjaan, Anda harus memastikan untuk mengumpulkan informasi tentang tugas spesifik dari pekerjaan tersebut, persyaratan pendidikan, pendapatan serta prospek karir ke depannya.

4. Tidak berdiskusi dengan orang yang mengalami 

Pekerjaan rumah Anda tidak lengkap jika Anda terlewat berdiskusi dengan seseorang yang saat ini bekerja dibidang karir sejenis yang kini sedang menjadi pertimbangan Anda. Mereka yang terlibat dalam suatu pekerjaan tersebut dapat memberi informasi serta pengetahuan secara benar mengenai hal-hal yang menjadi ketertarikkan Anda. Jika memungkinkan, berdiskusilah dengan beberapa orang untuk menghindari informasi individu yang bias.

5. Sekedar kebutuhan uang

Membawa pulang gaji adalah penting, tetapi bukan menjadi ukuran untuk suatu kepuasan kerja. Dengan kata lain, Anda bisa mendapat jutaan Rupiah namun jika Anda membenci apa yang dilakukan dalam pekerjaan Anda, maka akan sulit dikatakan Anda menikmati hasil kerja. Mencari keseimbangan antara membuat cukup gaji untuk mendukung kehidupan Anda dengan menyukai pekerjaan yang dilakukan.

6, Mengabaikan diri Anda kemampuan diri.

Kepribadian Anda, minat, nilai serta bakat membuat Anda lebih cocok untuk beberapa pekerjaan tertentu daripada yang lain. Hal tersebut merupakan ciri-ciri alami, artinya Anda tidak dapat mengubahnya. Jika Anda tidak menyadari dan tidak bisa memperhitungkannya ketika memilih suatu karir, maka ada kemungkinan besar akan berakhir disuatu pekerjaan yang tidak cocok dengan diri Anda.

7. Tidak mempertimbangkan lokasi, lokasi dan lokasi

Lowongan kerja di pekerjaan tertentu terkonsentrasi di kota besar atau pusat kota atau wilayah tertentu. Jika Anda tinggal di suatu daerah yang tidak banyak menawarkan peluang kerja dibidang Anda dan Anda tidak bersedia untuk pindah, maka Anda akan mengalami kesulitan mendapatkan kesempatan kerja.

Related posts

Leave a Comment